Selamat Datang!

Belantara Aksara merupakan gerakan yang digagas oleh sekelompok pemuda Desa Lowa lewat buku serta aktivitas-aktivitas kreatif lainnya demi memperluas wawasan sekaligus membantu kemajuan NKRI.


Belantara Aksara tidak hanya terfokus pada Taman Bacaan tetapi juga Taman Kreasi. Di sini, kami mengadakan berbagai kegiatan yang membuka wawasan luas (terutama wawasan nyentrik positif yang tidak diajarkan di sekolah formal).


Kalian bisa menghubungi kami lewat kontak berikut:

by

Jalan Ini Dilengkapi Panel Solar Pertama di Dunia! Buat Apa Ya?

Penemuan demi penemuan yang berbau teknologi kian muncul ke permukaan. Baik yang sederhana maupun rumit. Orang-orang mulai bekerja dan berharap teknologi tersebut dapat membantu manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Salah satu teknologi yang paling berguna adalah penggunaan panel surya yang mana memanfaatkan energi matahari. Teknologi ini amat berguna karena selain tidak mengeksploitasi alam untuk mendapatkannya, panel surya juga tidak menimbulkan polusi yang dapat merusak lingkungan.


Di beberapa belahan dunia, teknologi ini telah digunakan pada atap-atap rumah demi mendapatkan energi listrik. Bahkan di Perancis, jalan raya panel surya pertama di dunia telah secara resmi dibuka pada Desember 2016 lalu oleh Menteri Lingkungan Hidup setempat, Segolene Royal. Jalan ini membentang sejauh satu kilometer dan terdiri dari 2.880 panel solar. Panel solar ini kemudian akan menyerap energi matahari dan mengubahnya ke dalam energi listrik.

Dikutip dari The Guardian, jalan raya ini menelan biaya hingga lima juta euro atau sekitar 70 milyar rupiah. Dan akan menjalani uji coba selama dua tahun untuk dapat menerangi lampu jalan di sebuah desa dengan 3.400 penghuni. Segolene Royal sendiri mengungkapkan bahwa dirinya ingin melihat jalanan serupa dibangun di daerah lain di Perancis. Ia bercita-cita agar setiap seribu kilometer jalan raya di Perancis terdapat satu kilometer jalan raya yang terbuat dari panel solar.


Namun, meski demikian diakui pula oleh dirinya bahwa jalan raya ini memang tidak seefektif panel solar yang di pasang pada atap-atap rumah. Beberapa bahkan mengkritik mengenai penggunaan anggaran proyek ini yang tidak efektif. Menurut Vice President Organisasi Transisi Energi di Perancis, CLER, Marc Jedliczka jalan raya ini merupakan bukti perkembangan teknologi yang canggih. Namun, dalam mengembangkan energi terbarukan, Perancis masih punya banyak prioritas lain. Panel solar ini masih jauh lebih mahal dibandingkan dengan kinerjanya.

Tetapi perusahaan yang membangun jalan tersebut mengatakan ada kemungkinan bahwa harga teknologi ini akan jauh lebih murah jika permintaan semakin tinggi. Saat ini, mereka sendiri telah menerima seratus proyek yang sama untuk dikerjakan, sebagian di Perancis dan sisanya di luar Perancis.


Sumber: The Guardian
@sudutpucuk

0 comments:

Post a Comment